jump to navigation

Renungan Harian Palito Oktober 3, 2008

Posted by Agus Dasa Silitonga in Renungan Harian Palito.
trackback

Renungan Harian, Jumat, 03 Oktober 2008

 

Mazmur 37: 1

“Jangan marah karena orang yang berbuat jahat, jangan iri hati kepada orang yang berbuat curang”

 

Kebahagiaan Orang Fasik VS Kebahagiaan Orang Benar

 

D

alam kehidupan kita di dunia ini sering timbul dalam pikiran kita pertanyaan yang dibarengi dengan kebingungan dan keheranan: “kenapa orang yang berbuat jahat itu tetap hidup menikmati kejahatannya?. “Kenapa orang yang berbuat curang itu bersukacita menikmati kecurangannya”?. “Kenapa Orang jahat dan curang tampaknya berhasil dalam hidupnya”?. Pertanyaan ini kadang-kadang juga dilontarkan dengan rasa marah dan iri hati. Pertanyaan demikian adalah pertanyaan yang manusiawi, tetapi harus hati-hati orang yang demikian bisa jatuh ke dalam hidup yang menghakimi dan meragukan keberadaan Allah yang berkuasa atas dunia  dan segala yang terjadi di dalamnya. Syukur-syukur tidak memilih dan jatuh ke dalam perbuatan jahat dan curang.

            Dalam nas ini pe-mazmur berkata: “jangan marah karena orang yang berbuat jahat, jangan iri hati kepada orang yang berbuat curang”. Pe-mazmur kuatir sakit hati karena ketidakadilan membawa dampak yang buruk dimana ketidakadilan ditentang dengan cara yang buruk. Kalau demikian apa yang harus kita perbuat? Bersyukur kepada Tuhan bahwa kita dituntun dan dijagaNya untuk tidak menjadi  orang yang jahat dan menjadi orang yang curang; dan berdoa untuk orang jahat dan  curang tersebut supaya mereka bertobat dan kembali ke jalan Tuhan, ke jalan yang benar dan yang berkenan di hadapan Tuhan.

            Orang yang berlaku jahat dan curang tidak akan bertahan lama, keberhasilannya hanya keberhasilan yang semu, kebahagiaannya juga adalah kebahagiaan yang semu, seperti bunga yang pagi hari mekar tetapi sore hari layu. Pada waktunya Tuhan akan bertindak untuk membuat pembaharuan di mana orang-orang yang berbuat jahat akan lenyap dan orang jujur akan menikmati damai dan sukacita di dalam Tuhan. Oleh sebab itu jangan marah dan iri hati kepada orang jahat dan orang curang, tetaplah hidup dan berdiri teguh di dalam kebenaran dan kebaikan, lakukanlah kehendak Tuhan, karena pada waktunya kita akan menuai, menuai kebahagiaan yang nyata dan kekal apabila kita tidak menjadi lemah.

 

Doa:       Bapa di dalam sorga, ajar kami senantiasa untuk bersyukur kepadaMu serta melakukan kebaikan dan kebenaran dalam hidup kami. Perkenankan kami untuk menikmati kebahagiaan dan sukacita yang sesuai dengan kehendakMu. Amin.    

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: