jump to navigation

Jangan Biarkan Yang Hilang Oktober 6, 2008

Posted by Agus Dasa Silitonga in Renungan Harian Palito.
trackback

Judas 1: 22-23a

“Tunjukkanlah belas kasihan kepada mereka yang ragu-ragu, selamatkanlah mereka dengan jalan merampas dari api”

H

idup yang ragu-ragu bisa berakibat fatal. Misalnya: seseorang yang ragu-ragu menyeberang jalan raya bisa tertabrak kenderaan; seseorang yang ragu-ragu melakukan sesuatu biasanya hasilnya jauh dari memuaskan. Sebaiknyalah kita menghindari hidup yang ragu-ragu dan masuk ke dalam hidup yang optimis. Demikian juga mengenai iman, seseorang yang ragu-ragu akan imannya kepada Yesus Kristus akan berakibat bahwa kita tidak mengalami penggenapan janji Tuhan di dalam kehidupan kita; sebaliknya hidupnya terancam oleh nyala api yang dapat membakar dan menghanguskan.

            Ditengah-tengah kehidupan kita sebagai orang percaya kepada Yesus Kristus mungkinkah masih ada yang ragu-ragu? Jika ada kita terpanggil untuk menunjukkan belas kasihan kepada mereka dengan menjadi motivator yang menyemangati pertumbuhan iman dari ketidakpastian kepada kepastian di dalam Yesus Kristus. Jika seseorang telah menempuh jalan yang salah dia harus dihentikan bila perlu dengan kekerasan. Kekerasan yang dimaksud adalah dengan merampas dari kuasa api yang dapat menghanguskan.

Hidup yang ragu-ragu timbul dari ketidaktahuan yang benar mengenai Yesus Kristus. Ketidaktahuan tidak pernah dapat bertemu dengan ketidaktahuan. Ketidaktahuan hanya dapat ketemu dengan penegasan dan peneguhan, “aku tahu terhadap siapa aku telah percaya”; yaitu terhadap Yesus yang menjaga segala sesuatu yang kita taruhkan asa kita yakin dan tidak ragu-ragu. Hal inilah yang senantiasa menjadi inti pemberitaan kita sehingga orang yang ragu-ragu diteguhkan dan tidak jadi hilang; sebab tujuan kehadiran gereja dan orang-orang percaya di dunia ini adalah untuk memenangkan yang ragu-ragu kembali kepada Tuhan.

 

Doa:    Ya Tuhan, jangan biarkan kami ragu-ragu akan kuasaMu, tetapi meteraikanlah di dalam hati kepercayaan yang teguh akan kasih setiaMu yang telah Engkau nyatakan dalam Diri Tuhan Yesus Kristus. Amin.

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: