jump to navigation

Mata Air Keselamatan Oktober 15, 2008

Posted by Agus Dasa Silitonga in Renungan Harian Palito.
trackback

Renungan Harian, Rabu, 15 Oktober 2008

 

Mata Air Keselamatan

 

Yesaya 12: 3

 

“Dan kamu akan menimba air dengan kegirangan dari mata air keselamatan”

 

 

Mata air merupakan salah satu sumber air yang sering kita temukan di pedesaan. Mata air ini menjadi sumber air bagi penduduk desa yang belum ada Perusahaan Air Minum. Jika dalam satu desa hanya ada satu mata air (sumur) maka bisa saja terjadi antrian dan berdesak-desakan untuk mendapatkan air.

Dalam nas ini Tuhan digambarkan sebagai Mata air, bukan mata air biasa tetapi mata air keselamatan. Nabi Yesaya menyerukan kepada seluruh penghuni umat Israel (‘kamu’) untuk datang menimba air dengan kegirangan, mereka tidak akan berebutan, tidak saling desak-desakan  beta pun besar jumlah mereka yang datang untuk menimba. Semua mendapat bagian masing-masing dan semua bergembira dan bersyukur. Air yang berasal dari mata air itu berlimpah-limpah dan dengan mudah dapat ditimba dengan cuma-cuma sebab mata air itu adalah ‘mata air keselamatan’.

Tuhan Yesus Kristus adalah air kehidupan, Dialah sumber kehidupan; siapa yang datang kepada-Nya kehausannya akan dipuaskan dan disegarkan. Kita memperolehnya tidak harus membayar tapi dengan cuma-cuma, yang dibutuhkan adalah iman. Kita juga tidak perlu berdesak-desakan sebab di dalam Dia ada kasih dan rahmat yang berkelimpahan, selalu ada tempat bagi setiap orang yang datang kepada-Nya.

 

Doa :      Ya Tuhan, mata air keselamatan dan kehidupan bagi kami. Tuntun kami dalam hidup kami di dunia ini. Amin.    

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: