jump to navigation

Koyakkanlah Hatimu Oktober 28, 2008

Posted by Agus Dasa Silitonga in Renungan Harian Palito.
trackback

Renungan Harian, Selasa, 28 Oktober 2008

 

Koyakkanlah Hatimu

 

Yoel 2 : 13a

“Koyakkanlah hatimu jangan pakaianmu, berbaliklah kepada Tuhan, Allahmu”

 

 Tradisi mengoyakkan pakaian adalah tradisi umat Yahudi. Mengoyakkan pakaian (dan menaburkan abu di atas kepala) merupakan tanda perkabungan, tanda dukacita. Seperti yang dilakukan Yakub ketika mendengar berita mengenai kematian anaknya Yusuf,  demikian juga Ayub mengoyakkan pakaiannya ketika mendengar berita kematian anak-anaknya.

Karena dosa dan pelanggarannya manusia itu jatuh ke dalam perkabungan, sebab upah dosa adalah maut. Nabi Yoel mengajak kita berkabung karena dosa dengan mengoyakkan hati kita, bukan mengoyakkan pakaian kita.  Koyakkan hatimu artinya hati yang hancur dan patah  karena dosa (bnd. Mazmur 51:19), yang menuntun kita kepada pertobatan, berbalik kepada Tuhan. Jika kita berbalik dari dosa-dosa dan kembali kepada Tuhan, kita akan memperoleh belas kasihan Tuhan.

Tuhan memiliki sifat menunjukkan belas kasihan dan kemurahan kepada umat-Nya jikalau kita sungguh-sungguh berbalik kepada-Nya. Dihadapan  Tuhan dengan hati yang hancur dan patah kita mengatakan seperti syair nyanyian: “’ku telah mati dan tinggalkan cara hidupku yang lama, semuanya sia-sia dan tak berarti lagi. Hidup ini kuletakkan pada mezbahmu ya Tuhan, jadilah padaku seperti yang Kau ingini”.

 

 

 

Doa:       Ya Tuhan, kami datang kehadiratMu memohon pengampunan dosa dengan hati yang hancur, kasihanilah kami.  Amin.

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: