jump to navigation

Jalan Orang Benar Bercahaya November 1, 2008

Posted by Agus Dasa Silitonga in Renungan Harian Palito.
trackback

Renungan Harian, Sabtu, 01 Nopember 2008

 

Jalan  Orang Benar Bercahaya

 

Amsal 4: 18

 

“Tetapi jalan orang benar itu seperti cahaya fajar,

yang kian bertambah terang sampai rembang tengah hari”

 

Orang benar dalam nas ini adalah orang-orang yang hidup sesuai dengan aturan dan perintah Tuhan; orang yang kesukaannya adalah melakukan kehendak Tuhan. Jadi, bukan orang benar menurut penilaian atau ukuran manusia tetapi orang benar menurut penilaian dan ukuran Allah dimana tolok ukur tersebut kita temukan di dalam firman-Nya.

Sikap hidup dan tingkah laku yang benar yang sesuai dengan kehendak Tuhan, akan membawa seseorang kepada keberuntungan. Keberuntungan itu digambarkan seperti cahaya fajar dan terang yang terus bertambah terang. Seperti cahaya matahari di pagi hari (fajar) yang semakin lama semakin terang cahayanya dan akan mendapat kesempurnaannya di tengah hari. Demikianlah hidup orang benar itu bercahaya terhadap semua orang dan semakin lami semakin terang yang mendatangkan berkat bagi dirinya dan bagi sesamanya. Mungkin orang benar dalam perjalanannya menghadapi tantangan dan hambatan tetapi semua itu dapat dilalui sebab ada jaminan pernyertaan dari Tuhan. Mazmur 34:16 “mata Tuhan tertuju kepada orang-orang benar, dan telingaNya kepada teriak mereka minta tolong” (bnd. 1 Petrus 3:12).

Sebab itu marilah kita menjadi orang benar yaitu menjadi orang yang kesukaannya melakukan kehendak Tuhan dan hidup di dalam hukum dan aturan Tuhan. Sehingga jalan yang kita jalani di dunia ini akan menjadi jalan menanjak bukan jalan menurun. Jalan menanjak artinya kehidupan kita akan semakin baik, pekerjaan kita akan semakin berhasil, hidup kekeluargaan kita akan semakin mengasihi dan kita akan semakin berguna bagi Tuhan dan bagi sesama.

 

Doa:       Ya Tuhan, Bapa kami yang di sorga. Tuntunlah kami supaya kami menjadi orang benar menurut kehendakMu. Sehingga dalam dunia ini kami semakin bercaya demi kemuliaan namaMu. Amin.

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: