jump to navigation

Jangan Pernah Tawar Hati November 6, 2008

Posted by Agus Dasa Silitonga in Renungan Harian Palito.
trackback

Renungan Harian, Kamis, 06 Nopember 2008

 

Jangan Pernah Tawar Hati

 

2 Korintus 4 : 16

 

“Sebab itu kami tidak tawar hati, tetapi meskipun manusia lahiriah kami semakin merosot,

namun manusia batiniah kami dibaharui dari sehari ke sehari”

 

Dalam tugas pelayanannya sebagai rasul Tuhan Yesus Kristus, tidak jarang rasul Paulus mengalami hambatan-hambatan bahkan penderitaan. Paulus pernah mengalami disesah orang Yahudi, didera, dilempari, mengalami karam kapal dan terkatung-katung di tengah laut bahkan dipenjarakan. Namun dalam semua yang dialaminya tersebut rasul Paulus tidak pernah tawar hati dan menjadi putus asa. Dia tidak mundur dan menjadi kendor memberitakan injil sebab bagi Paulus pemberitaan injil itu adalah utang; bagi Paulus adalah celaka jika dia tidak memberitakan injil. Apakah yang membuat rasul Paulus dapat bertahan dalam penderitaan yang dihadapinya? Rasul Paulus memiliki keyakinan bahwa dengan penderitaan tersebut manusia batiniahnya dibaharui dari sehari ke sehari walaupun manusia lahiriahnya semakin merosot.

Sebagai anak-anak Tuhan kita terpanggil untuk menyaksikan Kristus di dalam kehidupan kita dan di dalam seluruh aktivitas kita, baik atau tidak baik waktunya. Kesaksian kita tidak selalu berjalan mulus, ada saja tantangan, cobaan dan ujian yang menghadang bahkan kita juga bisa mengalami penderitaan-penderitaan karena kesetiaan kita kepada Tuhan. Firman hari ini mengingatkan kita jangan pernah tawar hati menghadapi penderitaan yang dapat membuat  manusia lahiriah kita semakin merosot. Kita jangan takut dan kuatir sebab manusia batiniah (jiwa dan roh) kita dibaharui dari sehari ke sehari. Secara rohani kita juga dikuatkan untuk berjuang dan menderita. Karena kekuatan yang kita terima dari Tuhan maka kita tidak tawar hati tetapi tetap setia untuk bersaksi tentang Kristus. 

 

Doa:       Ya Tuhan, dalam dunia ini banyak cobaan-cobaan dan penderitaan-penderitaan yang menerpa kehidupan kami. Jangan biarkan kami tawar hati tetapi karuniakanlah kami kekuatan untuk menghadapinya. Amin.

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: