jump to navigation

Persembahan Rohani November 10, 2008

Posted by Agus Dasa Silitonga in Renungan Harian Palito.
trackback

Renungan Harian, Senin, 10 Nopember 2008

 

Persembahan Rohani

 

1 Petrus 2 : 5

 

“Dan biarlah kamu juga dipergunakan sebagai batu hidup untuk pembangunan

suatu rumah rohani, bagi suatu imamat kudus, untuk mempersembahkan

persembahan rohani yang karena Yesus Kristus berkenan kepada Allah”

 

                Rasul Petrus menyebutkan bahwa Tuhan Yesus adalah batu yang hidup dan batu penjuru yang dibuang oleh manusia tetapi yang dipilih Allah untuk menjadi batu penjuru yang mahal dan siapa saja yang percaya kepada-Nya tidak akan dipermalukan. Percaya kepada-Nya itu artinya kita mau mempersembahkan hidup kita untuk Dia pergunakan sebagai batu hidup untuk pembangunan suatu rumah rohani. Rumah rohani yang dimaksud adalah tempat orang-orang yang dikuduskan bersekutu dan mempersembahkan persembahan yang berkenan kepada Allah.

               Dalam PL keimaman terbatas pada suatu golongan tertentu yaitu suku Lewi, kini melalui Yesus  Kristus setiap orang Kristen sudah menjadi imam di hadapan Allah dimana tugasnya sama seperti tugas imam di PL yaitu mempersembahkan persembahan rohani kepada Allah; yang berbeda adalah kalau imam dalam PL mewakili umat, saat ini kita sendiri yang langsung datang kehadapan Allah melalui Kristus membawa persembahan rohani. Persembahan rohani yang dimaksud adalah  hidup dalam ketaatan dan jangan menjadi serupa dengan dunia (bnd. Roma 12:1-2), berdoa kepada Allah dan memuji Dia (Mzm.50:14; Ibr.13:15), melayani dengan sepenuh hati dan pikiran (Efs.5:1-2; 13:16) dan mempersembahkan tubuh kita kepada Allah sebagai senjata kebenaran (Roma 6:13, 19).

               Dalam hidup kita di dunia ini, dunia yang penuh kerusuhan dan dosa sebagai anak-anak Tuhan hendaknya kita tetap menjadi batu hidup. Hidup dan seluruh aktivitas kita dibangun menjadi rumah rohani dimana dari hidup kita hanya terpancar hal-hal yang rohani itulah ibadah yang sejati dan yang berkenan dihadapan Allah.

              

                

Doa:       Ya Tuhan, pakailah kami menjadi batu hidup yang mempersembahkan hidup kami untuk mempersembahkan persembahan rohani untuk kemuliaan namaMu. Amin.   

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: