jump to navigation

Jangan Keraskan Hatimu November 12, 2008

Posted by Agus Dasa Silitonga in Renungan Harian Palito.
trackback

Renungan Harian, Rabu, 12 Nopember 2008

 

Jangan Keraskan Hatimu

 

Ibrani 3: 7 – 8

 

“Sebab itu, seperti yang dikatakan Roh Kudus: “Pada hari ini, jika kamu mendengar suara-Nya, janganlah keraskan hatimu seperti dalam kegeraman pada waktu pencobaan di padang gurun”

 

Iman yang benar datang melalui pendengaran akan firman Tuhan. Hanyalah firman Tuhan yang dapat menciptakan iman di dalam hati kita. Rasul Paulus dalam Roma 10:17 mengatakan: “IMAN timbul dari PENDENGARAN, dan pendengaran oleh FIRMAN KRISTUS”. Hati sangat berperan penting dalam pertumbuhan iman, itulah sebabnya penulis Ibrani dalam nas ini mengingatkan kita agar jangan mengeraskan hati ketika kita mendengar firman Tuhan.  Hati yang keras tidak mungkin bisa menerima bimbingan, teguran dan nasihat firman Allah dan oleh karena itu tidak mungkin memiliki iman dan segala berkat dan penggenapan janji Allah.

Umat Israel memiliki kekerasan hati sehingga mereka tidak percaya dan taat kepada Allah sebaliknya mereka menyesali dan menyalahkan Allah yang telah membawa mereka keluar dari perhambaan untuk menderita di padang gurun. Sikap umat Israel ini mendatangkan murka Allah sehingga mereka tidak dapat memasuki tanah perjanjian, tidak dapat memiliki dan menikmati penggenapan janji Allah.

Dalam kehidupan kita sebagai orang Kristen, tidak dapat kita hitung lagi berapa kali kita membaca firman Tuhan atau mendengar firman dalam ibadah-ibadah yang kita ikuti. Pertanyaan yang sangat penting kita renungkan dan pergumulkan adalah pengaruh firman Tuhan yang kita baca dan kita dengar tersebut dalam kehidupan kita. Kalau kita tidak memiliki pertumbuhan iman dan dalam hidup kita tidak ada pembaharuan padahal kita sudah membaca dan mendengar firman, mari kita bertanya: “jangan-jangan kita mengeraskan hati kita”. Hati kita seperti tanah yang berbatu-batu di mana firman itu ditaburkan tetapi tidak bertumbuh atau tidak bertahan lama.

Oleh sebab itu pada hari ini, ketika kita membaca renungan ini – jangan keraskan hatimu – sebaliknya bukalah hatimu supaya Dia masuk di dalamnya, biarkan hatimu disentuh oleh firman Tuhan yang akan mengajar, menyatakan kesalahan, memperbaiki kelakuan dan mendidik kita di dalam kebenaran sehingga kita diperlengkapi untuk perbuatan baik (2 Timotius 3: 16-17); dengan demikian kita akan menerima segala berkat dan penggenapan janji Allah. Sekali lagi, jangan keraskan hatimu, milikilah hati yang mau mendengar dan taat akan firman Allah.        

 

Doa :   Bapa kami di dalam sorga, karuniakan kami hati yang mau mendengar dan taat akan firmanMu; sehingga kami memiliki iman yang bertambah, bertumbuh dan berbuah. Amin.

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: