jump to navigation

Ibadah Yang Sejati November 13, 2008

Posted by Agus Dasa Silitonga in Renungan Harian Palito.
trackback

Renungan Harian, Kamis, 13 Nopember 2008

 

Ibadah Yang Sejati

 

Roma 12 : 1

 

“Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah; itu adalah ibadahmu yang sejati”

 

Ibadah merupakan salah satu respon kita terhadap karya dan perbuatan Tuhan di dalam kehidupan kita. Di dalam ibadah banyak hal yang kita lakukan, mis: bernyanyi, menyembah, berdoa, bersekutu dengan sesama, mengadakan perjamuan kasih, memberikan persembahan dan banyak hal yang dapat kita lakukan sebagai ekspresi ibadah kita kepada Tuhan. Semua hal tersebut sudah sering kita lakukan baik secara pribadi maupun berkelompok (hidup berjemaat). Marilah kita tetap melakukannya dengan sungguh-sungguh didorong oleh pengenalan kita akan Tuhan dan karya-Nya dalam hidup kita.

Dalam nas ini rasul Paulus menasihatkan kita untuk mempersembahkan tubuh kita kepada Tuhan sebagai ibadah yang sejati. Yang menjadi pertanyaan dan penting kita pergumulkan adalah: “tubuh yang seperti apa yang harus kita persembahkan?”. Rasul Paulus mengatakan: yang harus kita persembahkan adalah tubuh yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah, bukan tubuh yang sembarangan, bukan tubuh yang mati dan penuh noda. Tubuh yang hidup, kudus dan berkenan artinya tubuh yang dipergunakan hanya untuk melakukan kehendak Tuhan dan untuk kemuliaan nama-Nya. Segala ibadah yang kita lakukan akan menjadi sia-sia jika tubuh kita kita mempersembahkan untuk melakukan hal-hal yang bertentangan dengan kehendak Allah. Kita mempersembahkan tubuh kita hanya untuk memuaskan hawa nafsu dan keinginan daging.

Ibadah yang sejati adalah ketika kita mempersembahkan tubuh kita hanya untuk kemuliaan Tuhan; hanya untuk membuahkan buah-buah yang baik. Demi kemurahan Allah marilah kita mempersembahkan tubuh kita sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan berkenan kepada Allah.  

 

Doa:       Ya Tuhan, inilah kami anak-anakMu yang penuh dengan noda dan dosa. Hapuskan segala dosa kami dan kuatkan kami untuk melakukan yang sesuai dengan kehendakMu sehingga tubuh kami menjadi persembahan yang berkenan dihadapanMu. Amin.

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: