jump to navigation

Mengasihi Karena Kristus Mengasihi November 19, 2008

Posted by Agus Dasa Silitonga in Renungan Harian Palito.
trackback

Renungan Harian, Rabu, 19 Nopember 2008

 

Mengasihi Karena Kristus Mengasihi

 

Efesus 5 : 2

 

“Dan hiduplah di dalam kasih, sebagaimana Kristus Yesus juga telah mengasihi kamu

dan telah menyerahkan diri-Nya untuk kita

sebagai persembahan dan korban yang harum bagi Allah””

 

Kenapa kita harus hidup di dalam kasih? Kenapa kita harus mengasihi sesama kita? Jawabnya adalah karena Kristus Yesus telah terlebih dahulu mengasihi kita. Kasih yang ditunjukkan oleh Yesus adalah kasih pengorbanan (kasih agape) dimana Dia telah menyerahkan diri-Nya sebagai persembahan dan korban yang harum bagi Allah. Pengorbanan Yesus menjadi persembahan dan korban perdamaian manusia dengan Allah.

Rasul Paulus meletakkan norma yang paling tinggi di dunia ini bagi orang-orang Kristen yaitu menjadi manusia-manusia gambar Allah dengan hidup di dalam kasih sama seperti yang telah ditunjukkan Kristus Yesus untuk menyelamatkan dunia ini. Yang menjadi dasar dari kasih pengorbanan yang dilakukan Kristus Yesus adalah kepatuhan yang sempurna kepada Bapa di sorga dan kasih yang sempurna kepada umat manusia.

Hal tersebutlah yang dimintakan rasul Paulus untuk dilakukan orang-orang percaya yaitu  meneladani kasih Kristus Yesus dengan hidup di dalam kasih. Hiduplah di dalam kasih artinya dalam kehidupan orang-orang percaya hendaknya kasih menjadi dorongan utama di dalam setiap perbuatan maupun perkataannya. Ketika kasih menjadi dorongan utama maka hidup kita menjadi persembahan dan korban yang harum bagi Allah. Kita mengasihi karena Kristus sudah terlebih dahulu mengasihi kita. Bagi orang-orang percaya hidup di dalam kasih bukanlah suatu pilihan tetapi tanggungjawab dan kewajiban.

        

 

Doa :      Ya Tuhan  kami bersyukur karena Engkau telah mengasihi kami dengan kasih pengorbanan.  Jadikanlah kami menjadi anak-anakMu yang taat dan mau meneladi Engkau sehingga kami hidup di dalam kasih menjadi persembahan dan korban yang harum dihadapanMu. Amin.    

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: