jump to navigation

Menantikan Tuhan: Dengan Kepala Yang Tegak Desember 3, 2008

Posted by Agus Dasa Silitonga in Renungan Harian Palito.
trackback

Renungan Harian, Rabu, 03 Desember 2008

 

Menantikan Tuhan: Dengan Kepala Yang Tegak

 

Mikha 7 : 8

 

“Janganlah bersukacita atas aku, hai musuhku! Sekalipun aku jatuh, aku akan bangun pula, sekalipun aku duduk dalam gelap, Tuhan akan menjadi terangku”

 

Kaum sisa yang benar di Yehuda sedang menghadapi hari-hari gelap karena hukuman Allah atas dosa-dosa bangsa itu; akan tetapi nabi Mikha tetap memberitakan kata-kata iman bagi mereka dan memandang lebih jauh dari kemenangan sementara musuh-musuh mereka kepada hari pemulihan mereka yang mulia oleh Tuhan. “Jangan bersukacita atas aku, hai musuhku”; perkataan ini muncul dari iman seorang nabi bahwa Tuhan tidak akan membiarkan umatNya senantiasa di dalam hari-hari yang gelap dan di bawah ejekan musuh-musuhnya. Sekalipun umatNya jatuh akan bangun kembali karena Tuhan akan bertindak untuk membangunkan; dan sekalipun mereka duduk dalam gelap Tuhan akan menjadi terang bagi umatNya. Kemenangan musuh-musuh umatNya akan berakhir pada waktu yang ditentukan oleh Tuhan.

            Dalam kehidupan kita di dunia ini banyak musuh-musuh yang mengancam kehidupan kita. Oleh karena perbuatan musuh-musuh,  kita bisa saja terjatuh atau hidup kita seakan-akan berada di dalam gelap. Musuh-musuh kita tidak puas dengan apa yang telah dilakukannya tetapi dengan perasaan penuh kemenangan mereka bersukacita dengan keadaan yang kita alami. Apabila kita tidak kuat menghadapinya bisa saja kita jatuh ke dalam ke putusasaan dan kekecewaan yang pada akhirnya kita kalah total.

            Nas ini mengingatkan kita supaya tetap tegak dan kuat dalam menghadapi situasi apa pun dalam hidup. Tuhan akan menyelamatkan kita dari situasi yang sulit tersebut asal kita tetap setia kepada-Nya. Mungkin saja kita jatuh tapi kita tidak sampai tergeletak atau kita merasakan bahwa kita seperti berada dan berjalan dalan jalan yang gelap; percayalah kita mempunyai Tuhan yang akan membangunkan kita dan menerangi perjalanan hidup kita. Oleh sebab itu di dalam menantikan kedatangan Tuhan, tetaplah dengan kepala yang tegak jangan putus asa, hiduplah dalam pengharapan kepada Tuhan.    

        

Doa :   Ya Tuhan  kami bersyukur sebab Engkau tidak akan membiarkan musuh-musuh kami bersukacita atas kami. Kami juga bersyukur sebab Engkau membangunkan kami ketika kami terjatuh dan menerangi kami dalam setiap perjalanan hidup kami. Amin.   

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: