jump to navigation

Menantikan Tuhan: Dengan Memberitakan Injil Desember 5, 2008

Posted by Agus Dasa Silitonga in Renungan Harian Palito.
trackback

Renungan Harian, Jumat, 05 Desember  2008

 

Menantikan Tuhan: Dengan Memberitakan Injil

 

Lukas 13 : 29

 

“Dan orang akan datang dari Timur dan Barat dan dari Utara dan Selatan dan mereka akan duduk makan di dalam Kerajaan Allah”

 

Makan bersama, pasti kita semua pernah melakukannya. Makan bersama di tengah-tengah keluarga, makan bersama dengan rekan kerja atau rekan bisnis, makan bersama pada acara-acara pesta dll; yang pasti makan bersama biasanya  dilakukan dalam situasi sukacita dan bahagia. Seseorang akan bangga menceritakan apabila dia makan bersama dengan seseorang yang ditokohkan atau seseorang figur yang dihormati di tengah-tengah masyarakat; karena tidak semua orang mempunyai kesempatan yang demikian.

            Nas ini merupakan gambaran dari hari keselamatan yang akan Tuhan lakukan. Pada hari itu digambarkan di dalam kerajaan Allah akan berlangsung suatu perjamuan makan. Siapakah yang boleh masuk dan duduk makan di dalam Kerajaan Allah? Tuhan Yesus berkata: semua orang diundang untuk menghadiri perjamuan tersebut; dari Timur dan Barat dan dari Utara dan Selatan semuanyan diundang. Itu artinya keselamatan tidak terbatas hanya untuk atau milik kelompok tertentu, tetapi keselamatan tersebut diperuntukkan kepada semua orang, kepada orang-orang yang mau datang dan percaya kepada Yesus Kristus. Jika kita ingin turut serta makan bersama dengan Tuhan di dalam kerajaanNya marilah kita membuka hati dan pikiran kita supaya Tuhan berkuasa di dalamnya dan mempersembahkan hidup kita hanya untuk melakukan kehendak-Nya. Sebab kepada orang yang dalam hidupnya melakukan kejahatan Tuhan akan berkata: “Aku tidak tahu dari maka kamu datang, enyahlah dari hadapan-Ku” (Lukas 13:27).

            Tuhan menginginkan semua orang (dari Timur dan Barat, dari Utara dan Selatan) turut serta dalam perjamuan makan di dalam kerajaan-Nya. Saat ini adalah menjadi tugas panggilan dan tanggungjawab kita untuk menyampaikan undangan tersebut. Nyanyian KJ.No.425 mengatakan: “Berkumandang suara dari seberang, “kirimlah cahyamu”. Banyak jiwa dalam dosa mengerang, “kirimlah cahyamu”. Kirimlah pelita injili menyentak yang terlelap. Kirimlah pelita injili menyentak yang terlelap”. Tempat duduk dalam perjamuan makan di dalam kerajaan Allah selalu tersedia dan masih banyak orang-orang yang terlelap, yang masih di dalam kegelapan, yang belum mendengar undangan tersebut, oleh sebab itu dalam menantikan Tuhan yang keduakalinya marilah kita memberitakan injil baik atau tidak baik waktunya. Selamat Adven.

 

Doa:    Ya Tuhan, kami mengucapkan terima kasih karena kami telah Engkau undang untuk turut serta dalam perjamuan maka di dalam kerajaanMu. Pakailah hidup kami menjadi alatMu untuk menyebarkan undanganMu kepada semua orang. Amin.

Komentar»

1. muridYesus - Desember 7, 2008

Orang yang menantikan Tuhan kan dikuatkan
seumpama burung rajawali …

Syaloom !

Agus Dasa Silitonga - Desember 9, 2008

Benar. Berlari dan tidak menjadi lesu, berjalan dan tidak menjadi lelah. Tetaplah berharap dan menantikan Tuhan. Syalom.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: