jump to navigation

Mengenal Kasih Allah Desember 24, 2008

Posted by Agus Dasa Silitonga in Renungan Harian Palito.
trackback

Renungan Harian, Rabu, 24 Desember 2008

 

Mengenal Kasih Allah

 

1 Yohanes 4 : 16a

 

“Kita telah mengenal dan telah percaya kasih Allah kepada kita”

           

            Tak kenal maka tak sayang demikianlah bunyi sebuah peribahasa yang mengajarkan kepada kita betapa pentingnya hidup yang saling mengenal di antara sesama sehingga dengan saling mengenal maka kasih sayang akan bertumbuh terhadap sesama. Namun, dalam hubungan manusia dengan Tuhan tidaklah persis sama dengan peribahasa tersebut. Tuhan sendirilah yang berinisiatif untuk memperkenalkan diriNya kepada manusia dan berdosa sebab Dia sungguh-sungguh mengenal kita. Dia memperkenalkan Diri-Nya bukan ketika kita berusaha untuk mengenalNya tetapi di saat kita masih hidup di dalam dosa dan jauh dari kehendak Allah.

            Di dalam Yesus Kristus, Tuhan sudah memperkenalkan DiriNya, memperkenalkan kasihNya yang menyelamatkan umat manusia dari kuasa dosa dan kematian. Yang menjadi pertanyaan untuk kita adalah: apakah kita telah mengenal dan percaya kasih Allah kepada kita? Kalau belum, inilah saatnya kita mengenal dan menyadarinya. Kita harus mengenal kasih Allah yang menyelamatkan sebab dengan demikian kita akan didorong untuk hidup bersyukur dan memuliakan nama-Nya di dalam kehidupan kita. Seseorang yang telah mengenal dan percaya kasih Allah, dia tidak akan hidup lagi di dalam dosa sebab dosa telah dikalahkan oleh Yesus Kristus. Seseorang yang telah mengenal dan percaya kasih Allah akan hidup di dalam kasih terhadap sesamanya,  mengasihi sebab Allah telah terlebih dahulu mengasihinya.

            Jadi, sangatlah penting untuk mengenal dan percaya akan kasih Allah di dalam kehidupan kita sehingga hidup kita di dunia ini menjadi respon yang positip terhadap kasih Allah. Rasul Paulus dalam Efesus 3: 18-19 mengatakan: “Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus, dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah”.

        

Doa :   Ya Tuhan, terimakasih karena Engkau telah memperkenalkan kasihMu kepada kami melalui AnakMu Yesus Kristus. Dengan Roh Kudus tuntun kami untuk mengenal dan percaya akan kasihMu sehingga kami di dalam dunia ini hidup untuk mengasihi sesama kami. Amin.  

Komentar»

1. Nainggolan - Desember 24, 2008

Berbuat yang terbaik adalah usaha setiap orang, mendapatkan yang terbaik impian setiap insan. Tak terasa kita sudah dipenghujung Tahun 2008. Di tahun 2008 banyak asa yang tercapai, ada pula yang belum digapai. Ada banyak cerita suka maupun duka kita lalui diTahun 2008. Mungkin kita belum meraih yang terbaik ditahun 2008, tapi selalu ada harapan ditahun 2009. Orang bijak bilang, jadikan masa lalu jadi pelajaran untuk menghadapi masa depan. Kita pasti sudah menyusun rencana, membuai asa di tahun 2009. Bekerjalah sambil berdoa. Itu pesan para tetua, di manapun kita berada. Selamat Hari Natal dan Tahun Baru!

http://asaborneo.blogspot.com/

2. Pdt. Agus Dasa Silitonga - Januari 5, 2009

Tahun 2009 ini menjadi tahun yang penuh berkat asal kita mengandalkan Tuhan dalam setiap perencanaan kita. Marilah kita terus berbuat yang terbaik sebab itulah yang dikehendaki Tuhan dari kita meskipun kita menghadapi berbagai macam tantangan Tuhan yang akan menguatkan kita. Selamat Tahun Baru.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: