jump to navigation

Jangan Lupakan Kebaikan Tuhan Januari 14, 2009

Posted by Agus Dasa Silitonga in Renungan Harian Palito.
trackback

Renungan Rabu 14 Januari 2009

Dari Almanak HKBP Bacaan Malam Hari

 

Jangan Lupakan Kebaikan Tuhan

(Mazmur 103: 1 – 5)

 

             Lupa kacang akan kulitnya ungkapan yang sering kita dengar untuk menggambarkan seseorang yang melupakan kebaikan orang lain atau tidak tahu berterima kasih; setelah berhasil lupa diri sehingga melupakan orang-orang yang berperan dalam keberhasilan yang dicapai. Dalam cerita rakyat orang Batak terdapat juga cerita yang menggambarkan seorang anak yang sudah berhasil di rantau lupa akan ibu yang melahirkannya sehingga dia dikutuk menjadi batu, cerita Si Mardan.

            Dalam nas ini pe-mazmur mengingatkan kita supaya jangan pernah melupakan kebaikan Tuhan; kebaikan Tuhan yang melampau atau tidak dapat dibandingkan dengan kebaikan yang pernah kita terima di dunia ini dari siapa pun juga. Kebaikan apa yang telah kita terima dari Tuhan? Dia mengampuni segala kesalahan dan menyembuhkan segala penyakit kita; Dia menebus kita dari lobang kubur; Dia memahkotai kita dengan kasih setia dan rahmat; Dia memuaskan hasrat kita dengan kebaikan sehingga masa muda kita menjadi baru seperti burung rajawali.  

            Kehidupan yang kekal dijanjikan dan telah disediakan bagi kita dengan mengampuni dan menebus kita;  demikian juga kehidupan kita di dunia ini selalu dipuaskanNya dengan kebaikan artinya dengan anugerah-anugerah yang membawa kebahagiaan dan keberhasilan. Kebaikan Tuhan membuat hidup kita seperti tetap muda dengan mendapat kekuatan dan tidak pernah lesu (bnd. Yes.40:30-31). Jangan pernah melupakan kebaikan Tuhan demikian seruan pe-mazmur; tetapi marilah kita memuji namaNya dengan segenap batin dan dengan segenap kekuatan kita. Jiwa kita kita arahkan hanya untuk memuji Tuhan. Hal tersebut kita lakukan dalam seluruh kehidupan kita di dalam perbuatan dan perkataan kita. Pekerjaan yang kita lakukan, kehidupan keluarga, setiap hubungan yang kita bina, kehidupan berbangsa dan bernegara, semuanya itu  harus menjadi puji-pujian bagi Tuhan. Sekali lagi pujilah Tuhan dan jangan pernah lupakan kebaikan-Nya.

 

 

Doa:       Ya Tuhan, kami puji Engkau dengan segenap batin, jiwa  dan kekuatan kami  sebab kami sungguh mengakui hanya karena kebaikanMu saja kami dapat menjalani kehidupan kami di dunia yang penuh dengan pergumulan ini. Kiranya kebaikanMu senantiasa menyertai kami sehingga kami  dapat bersukacita di dalam namaMu. Amin.

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: