jump to navigation

Dalam Masa Penantian Hiduplah Takut Akan Tuhan Januari 21, 2009

Posted by Agus Dasa Silitonga in Renungan Harian Palito.
trackback

Renungan Selasa 20 Januari 2009

Dari Almanak HKBP Bacaan Malam Hari

 

Dalam Masa Penantian Hiduplah Takut Akan Tuhan

(Maleakhi 3: 1 – 6)

 

 Hari Kedatangan Tuhan merupakan hari yang dinanti-nantikan sejak zaman Perjanjian Lama oleh Israel yang menantikan kedatangan Mesias hingga saat ini oleh orang-orang percaya yang menantikan kedatangan Tuhan Yesus yang keduakalinya. Nabi Maleakhi dalam nas ini hendak menekankan kepastian akan kedatangan Mesias. Sebelum Mesias datang, terlebih dahulu datang utusan untuk mempersiapkan jalan bagi Dia yang akan datang. Nubuatan ini digenapi ketika Yohanes Pembaptis tampil sebagai pendahulu Yesus Kristus. Yohanes Pembaptis menyerukan supaya bertobat dan mempersiapkan jalan bagi Mesias yang akan datang tersebut. Secara tiba-tiba “Malaikat” Perjanjian akan datang dengan tiba-tiba. “Malaikat” tersebut adalah Yesus sang Mesias. KedatanganNya yang pertama dan kedua disatukan oleh nabi Maleakhi dalam nubuatannya. Sebab puncak kedatangan yang dinubuatkan dalam nas ini akan terjadi pada kedatangan Kristus yang kedua kalinya.

            Nabi Maleakhi menjelaskan maksud hari Tuhan itu dari dua segi: 1) untuk menyatakan kebesaran kemuliaan dan kuasa Tuhan. Sehingga tidak seorang manusia pun yang tahan berdiri di hadapanNya; yang harus dilakukan manusia adalah merendahkan diri di hadapan Allah. Dihadapan Allah manusia itu akan menjadi seperti es di depan api. Pada hari itu Tuhan akan menjadi seperi api yang memurnikan emas dan seperti sabun yang membersihkan semua kotoran dari kain yang kotor. Dengan pentahiran yang dilakukan Tuhan setiap orang memberikan persembahan yang benar di hadapan Tuhan. 2) Hari kedatangan Tuhan kepada orang-orang yang hidupnya bercela adalah dihakimi, dihukum dan dijauhkan dari hadirat Tuhan selama-lamanya. Dari begitu banyak bentuk dosa yang membuat seseorang itu bercela dalam nas ini didaftarkan beberapa bentuk saja, yaitu: tukang-tukang sihir, orang-orang berzinah, dan orang-orang yang bersumpah dusta dan terhadap orang-orang yang menindas orang upahan, janda dan anak piatu, dan yang mendesak ke samping orang asing. Yang mendasari semua bentuk dosa dalam diri seseorang adalah karena seseorang hidup tidak takut kepada Tuhan.

             Hari Tuhan pasti datang dan sebagai orang-orang percaya hari itulah yang saat ini kita nanti-nantikan. Setiap orang pada hari Tuhan harus bertanggungjawab kepada Tuhan sebab kita semua adalah ciptaanNya. Ketika hari kedatangan Tuhan, siapakah yang tahan berdiri dihadapan-Nya? Tidak seorang pun diantara kita yang bertahan di hadapan-Nya. Semua manusia harus merendahkan diri dihadapan-Nya dan mengharapkan belas kasihan-Nya. Marilah kita hidup di dalam takut akan Tuhan, melakukan perbuatan-perbuatan yang berkenan dihadapan-Nya, sehingga pada hari Tuhan kita akan memperoleh belas kasihan Tuhan

           

Doa:    Ya Tuhan, dalam hidup menantikan kedatanganMu keduakalinya kami menghadapi berbagai macam pergumulan di dunia ini. Kuatkan kami menghadapi dan melewatinya sehingga sampai pada akhirnya kami senantiasa hidup di dalam takut akan Tuhan. Amin.

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: