jump to navigation

Menjadi Harta Kesayangan Tuhan Januari 21, 2009

Posted by Agus Dasa Silitonga in Renungan Harian Palito.
trackback

Renungan Rabu 21 Januari 2009

Dari Almanak HKBP Bacaan Malam Hari

 

Menjadi Harta Kesayangan Tuhan

(Keluaran 19: 1 – 6)

 

             Keluarnya bangsa Israel dari Mesir menunjukkan kuasa Tuhan yang luar biasa. Disaat bangsa Israel hidup dalam penderitaan dan keputusasaan Tuhan bertindak melalui hamba-Nya Musa membawa mereka keluar dari perbudakan kepada kebebasan dan kemerdekaan menuju tanah perjanjian, tanah Kanaan.  Mengenai karya pembebasan inilah yang disampaikan Tuhan kepada Musa untuk disampaikan kepada umat Israel; karya yang mereka lihat sendiri apa yang Tuhan lakukan kepada Mesir bangsa yang memperbudak mereka, bagaimana Tuhan telah mendukung mereka di atas sayap rajawali dan membawa mereka kepada-Nya. Dari umat Israel, Tuhan menuntut untuk sungguh-sungguh mendengarkan firman-Nya dan berpegang pada perjanjianNya. Dengan hidup demikian umat Israel akan menjadi harta kesayangan Tuhan dari antara segala bangsa dan mereka menjadi kerajaan iman dan bangsa yang kudus bagi Tuhan.

            Sebagaimana umat Israel dibawa keluar oleh Tuhan dengan perbuatan-perbuatan yang besar, demikianlah kita orang-orang percaya dibebaskan dari perbudakan dosa dan kuasa kematian oleh karya-Nya yang ajaib di dalam diri Tuhan Yesus Kristus yang menderita, mati di salib, turun ke dalam kerajaan maut dan bangkit pada hari yang ketiga. Karya Tuhan di dalam diri Yesus Kristus  kita telah diangkat menjadi anak-anakNya dan menjadi pewaris di dalam kerajaanNya.

            Sebagai anak-anak Allah, tentu saja kita menginginkan supaya kita menjadi harta kesayangan-Nya. Untuk menjadi harta kesayangan Tuhan kita harus menunjukkan hidup yang taat dan setia kepada-Nya dengan sungguh-sungguh mendengar firman-Nya dan berpegang pada perjanjian-Nya. Firman Tuhan harus menjadi pelita dan terang dalam perjalanan hidup yang kita lalui (Mzm.119:105), kita menjadi pelaku firman Tuhan (Mat.7:24-27), kesukaan kita adalah taurat Tuhan dan merenungkannya siang dan malam (Mzm.1:2); artinya firman-Nya menjadi menu utama dalam kehidupan kita (bnd. Luk.4:4). Berpegang pada perjanjian-Nya yakni kita menjadi umatNya dan Dia menjadi Allah dalam hidup kita,  yang berkuasa dalam kehidupan kita.    

 

Doa:    Ya Tuhan, terpuji Engkau yang telah melakukan karya yang ajaib di dalam diri AnakMu Tuhan Yesus Kristus sehingga kami beroleh keselamatan dan kami menjadi anak-anakMu. Kami memohon kiranya kami Tuhan kuatkan dengan Roh Kudus melakukan yang sesuai dengan firmanMu dan kami setia di dalam perjanjian yang telah Engkau buat. Dalam dunia ini kami menghadapi banyak pencobaan, tapi kami percaya bersama Engkau semua itu dapat kami hadapi sehingga kami tetap menjadi harta kesayanganMu. Amin,

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: