jump to navigation

Keputusan Tuhan Yang Terlaksana Januari 28, 2009

Posted by Agus Dasa Silitonga in Renungan Harian Palito.
trackback

Renungan Malam Rabu 28 Januari 2009

Dari Almanak HKBP Bacaan Malam Hari

 

Keputusan Tuhan Yang Terlaksana

(Amsal 19: 18 – 21)

 

“Banyaklah rancangan di hati manusia,

tetapi keputusan Tuhanlah yang terlaksana” (ay.21)

             

Setiap manusia menginginkan masa depan yang baik, termasuk masa depan dari anak-anak yang dititipkan Tuhan di tengah-tengah keluarga. Untuk masa depan yang baik tersebut dituntut dari orangtua tanggungjawab untuk mendidik dan menanamkan nilai-nilah kebaikan kepada anak-anaknya atau kepada generasi muda. Penulis amsal menasihatkan orangtua untuk menghajar anaknya selama masih ada kesempatan artinya selama si anak hidup dia harus diberikan pengajaran. Bahkan  dalam memberikan pengajaran tersebut orangtua bisa saja menghajar hanya harus diingat jangan menginginkan kematiannya. Jadi disini bukanlah maksudnya orangtua diperbolehkan melakukan tindakan kekerasan yang dapat menimbulkan kematian tetapi menghajar untuk membangun, untuk membentuk seorang anak menjadi anak yang memiliki masa depan yang baik.

Dari pihak si anak dituntut untuk mendengar dan menerima  nasihat dan didikan. Hajaran dan didikan serta nasihat akan membuat seseorang menjadi bijak di masa depan apabila didengar dan diterima serta dihidupi dengan baik. Untuk itu dibutuhkan hati yang terbuka terhadap pengajaran dan didikan dan menghindari hidup yang cepat marah baik dari yang memberi pengajaran maupun yang menerima pengajaran. Sebab seseorang yang memiliki sifat yang cepat marah tidak akan senang jika diberi didikan dan hajaran sebaliknya marahnya semakin bertambah. Demikian juga seseorang pengajar dan pendidik jika memiliki sifat yang cepat marah akan mengalami kesusahan di dalam memberikan pengajaran.  Apabila yang diajar dan dididik tidak mau mendengar akan semakin marah sehingga pengajaran dan didikan tidak berjalan dengan baik. Itu sebabnya penulis kitab amsal mengatakan: “orang yang cepat marah akan kena denda”.

Untuk masa depan yang lebih baik tersebut banyak rancangan-rancangan yang kita lakukan. Hal tersebut sangat baik, sebab ketika kita mempunyai rancangan itu sudah setengah dari apa yang akan kita lakukan mengenai masa depan. Namun demikian kita harus mempercaya seperti apa pun rancangan yang kita buat, kita susun dengan rapi, tetapi keputusan Tuhanlah yang terlaksana mengenai masa depan kita. Oleh karena itu segala rancangan yang kita buat haruslah kita serahkan kepada Tuhan maka Dia akan berkarya dalam rancangan kita itu untuk kebaikan dan masa depan kita.

 

Doa:    Ya Tuhan, dalam kehidupan kami ini kami mengharapkan masa depan yang baik untuk keluarga, gereja dan masyarakat. Dan untuk itu kami membuat rancangan-rancangan yang kami harapkan dapat membawa kami ke masa depan yang baik tersebut. Ya Tuhan, kami menyerahkan seluruh rancangan dan masa depan kami kepadaMu supaya Engkau berkarya di dalamnya karena kami yakin bahwa Engkau pasti merancangkan rancangan kebaikan bagi kami. Amin.

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: