jump to navigation

Siapa Memandang Tuhan Akan Tetap Hidup Januari 31, 2009

Posted by Agus Dasa Silitonga in Renungan Harian Palito.
trackback

Renungan Malam Sabtu 31 Januari 2009

Dari Almanak HKBP Bacaan Malam Hari

 

Siapa Memandang Tuhan

Akan Tetap Hidup

(Bilangan 21: 4 – 9)

 

“Lalu Musa membuat ular tembaga dan menaruhnya pada sebuah tiang; maka jika seseorang dipagut ular, dan ia memandang kepada ular tembaga itu, tetaplah ia hidup” (ay.9)

           

            Perjalanan umat Israel dari Mesir menuju tanah perjanjian, tanah Kanaan bukanlah perjalanan yang mudah tetapi perjalanan yang membutuhkan ketaatan kepada perintah dan tuntunan Tuhan. Umat Israel seringkali tidak tahan menjalani jalan yang ditunjukkan Tuhan, tidak setia akan tuntutan Tuhan dan akhirnya mereka bersungut-sungut dan menyalahkan Tuhan. Hal itulah yang terjadi ketika mereka berangkat dari gunung Hor, berjalan ke arah Laut Teberau untuk mengeliling tanah Edom sehingga perjalanan ke tanah Kanaan semakin jauh dan melelahkan. Menjalani rute perjalanan tersebut umat Israel tidak dapat lagi menahan hati sehingga mereka bersungut-sungut kepada Allah dan kepada Musa yang memimpin mereka dalam perjalan tersebut. Mereka menyalahkan Allah dan Musa bahwa membawa dan memimpin mereka keluar dari Mesir adalah pilihan yang salah sebab mereka akan mati kelaparan di padang gurun tersebut.

Tuhan murka mendengar sungut-sungut umatNya dan untuk menghukum umatNya Tuhan menyuruh ular-ular tedung ke antara bangsa itu yang memangut mereka sehingga banyak dari orang Israel yang mati. Untunglah orang Israel menyadari kesalahannya dan mendatangi Musa mengaku bahwa mereka telah berdosa sebab kata-kata (sungut-sungut) mereka telah melawan Tuhan. Mereka meminta kepada Musa supaya berdoa kepada Tuhan untuk menjauhkan ular-ulat tedung tersebut; lalu Musa berdoa kepada Tuhan mewakili orang Israel.  Tuhan mendengarkan doa Musa dan memerintahkan kepada Musa untuk membuat ular tedung dan menaruhnya pada sebuah tiang. Musa melakukan apa yang diperintahkan Tuhan dengan membuat ular dari tembaga dan menempatkan pada sebuah tiang, jika seseorang dipangut ular tedung dan ia memandang ke ular tembaga maka dia akan hidup. Ular tembaga yang ditempatkan Musa di sebuah tiang merupakan protetipe Yesus Kristus yang tersalib untuk menyelamatkan orang-orang yang percaya kepadaNya dari kuasa dosa dan kematian.

Dalam dunia ini sangat banyak ular-ular tedung yang mengancam jiwa kita. Godaan-godaan duniawi selalu mencoba menjauhkan kita dari persekutuan dengan Tuhan, kesetiaan kita akan perintah Tuhan selalu di uji oleh pergumulan dan penderitaan yang menerpa kehidupan kita. Nas ini mengingatkan kita untuk memandang kepada salib Yesus sehingga kita selamat dan hidup meskipun kita dipangut oleh ular-ular tedung dunia ini. Oleh sebab itu, arahkanlah marilah kita mengarahkan pandangan kita kepada Yesus Kristus supaya kita hidup. Artinya percaya akan kuasa salib yang menyelamatkan dan kita mau berserah hanya kepada kuasa Yesus Kristus. Yang dimaksud dengan hidup disini bukan saja hanya dapat bernafas tetapi hidup yang dimaksud adalah hidup di dalam Tuhan dan berkarya untuk kemuliaan nama Tuhan.

 

Doa:    Ya Tuhan ampuni kami dari dosa dan kesalahan kami. Jangan biarkan kami hidup di bawah murkaMu tetapi kasih sayangMu yang memelihara hidup kami. Dalam dunia yang penuh dengan ular-ular tedung ini kami berseru kepadaMu supaya Engkau menyelamatkan kami.  Amin.

Komentar»

1. A.K.P Panggabean - Februari 2, 2009

Bukankah kita akan mati jika memandangNYA?

Agus Dasa Silitonga - Februari 3, 2009

Yang dimaksud memandang Tuhan (lawan dari memandang dunia ini) adalah kita hidup di dalam kesetiaan dan ketaatan kepada Tuhan serta kecintaan kita melakukan kehendakNya; kita berserah kepadaNya. Maka kita akan hidup, hidup dalam dunia saat ini dan dalam kehidupan yang kekal.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: