jump to navigation

Mendengar Dan Melakukan Firman Tuhan Februari 17, 2009

Posted by Agus Dasa Silitonga in Renungan Harian Palito.
trackback

Renungan Malam Selasa 17 Januari 2009

Dari Almanak HKBP Bacaan Malam Hari

 

Mendengar Dan Melakukan Firman Tuhan

( Ulangan 32: 44 – 47 )

 

“…Perhatikanlah segala perkataan yang kuperingatkan kepadamu pada hari ini, supaya kamu memerintahkannya kepada anak-anakmu untuk melakukan dengan setia segala perkataan hukum Taurat ini. Sebab perkataan ini bukanlah perkataan hampa bagimu, tetapi itulah hidupmu, dan dengan perkataan ini akan lanjut umurmu di tanah, ke mana kamu pergi, menyeberangi sungai Yordan untuk mendudukinya.” (ay.46-47)

 

            Nas di atas adalah nasihat Musa yang terakhir kepada bangsa Israel yang akan memasuki tanah perjanjian, tanah Kanaan. Inti dari nasihat Musa adalah agar bangsa Israel taat di dalam setiap perkataan yang telah disampaikannya yaitu hidup mengasihi Tuhan dengan segala kekuatan, jiwa dan akal budi mereka. Mereka tidak boleh berpindah dan percaya kepada allah lain; yang nantinya mereka temui di tanah Kanaan. Pengajaran dan nasihat dari Musa ini juga harus diperintahkan dan diajarkan kepada anak-anak mereka sehingga dari generasi ke generasi akan tumbuh umat yang setia dan taat kepada Tuhan dan kepada hukum dan aturanNya. Mendengar dan melakukan apa yang diajarkan Musa bukanlah sesuatu yang sia-sia, sebab apa yang diajarkan Musa bukanlah perkataan yang hampa tetapi perkataan itu adalah sumber hidup bagi bangsa Israel. Dengan mendengar dan melakukan apa yang disampaikan Musa bangsa Israel akan diberkati dengan berkat panjang umur di tanah yang diberikan Tuhan kepada mereka (bnd. Hukum Taurat ke-5).

            Kita sudah menerima banyak pengajaran sejak kita masih sekolah minggu hingga saat ini. Pertanyaan bagi kita saat ini adalah apakah kita sudah menjadi pelaku firman Tuhan ataukah kita masih dalam tahan mendengar saja. Dalam Mazmur 119:105 disebutkan: Firman adalah pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku”; dalam 2 Timotius 3: 16 – 17 dikatakan: “Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran. Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik”. Itu artinya bahwa firman Tuhan yang kita dengarkan bukanlah perkataan yang hampa dan sia-sia tetapi perkataan yang berasal dari Tuhan yang mendatangkan dan memberikan kehidupan bagi kita, kehidupan saat ini dan kehidupan yang akan datang. Dengan hidup di dalam firman Tuhan, hidup di dalam aturah, hukum dan kehendakNya, kemanapun kita pergi dan melangkah kita akan memperoleh sukacita dan kebahagiaan bahkan disaat kita menghadapi pergumulan dan penderitaan.

            Saudara yang dikasihi Tuhan Yesus Kristus, manusia hidup tidak hanya dari roti saja tetapi dari setiap firman yang dikatakan Tuhan. Hal inilah yang sangat penting disadari dan diajarkan kepada setiap orang dari generasi ke generasi sehingga manusia itu hidup sesuai dengan kehendak Tuhan. Selamat mendengar dan melakukan firman Tuhan.

 

Doa:       Ya Tuhan, tuntun kami dengan Roh Kudus untuk hidup mendengar dan melakukan firman, hukum dan aturanMu supaya kami hidup. Amin.

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: