jump to navigation

Lekatkan Hatimu Kepada Tuhan Maret 2, 2009

Posted by Agus Dasa Silitonga in Renungan Harian Palito.
trackback

Renungan Malam Senin 02 Maret 2009

Dari Almanak HKBP Bacaan Malam Hari

 

Lekatkan Hatimu Kepada Tuhan

(Mazmur 91: 14 – 16)

 

“Sungguh, hatinya melekat kepada-Ku, maka Aku akan meluputkannya, Aku akan membentenginya, sebab ia mengenal nama-Ku.”(ay.14)

 

 Hati adalah pusat yang mengendalikan manusia, segala sesuatu yang ditunjukkan seseorang di dalam perbuatan dan perkataan berasal dari hati. Apa yang kita tunjukkan di dalam kehidupan kita sehari-hari sangat tergantung kepada siapa hati kita lekatkan. Pertanyaan bagi kita saat ini adalah: hati kita melekat kepada siapa? Kepada Tuhankah ataukah kepada dunia ini. Firman Tuhan hari ini adalah suatu janji keselamatan. Dengan tegas Tuhan menyatakan bahwa Dia akan menyelamatkan orang yang melekatkan hatinya dan percaya kepada Tuhan. Tuhan akan menyelamatkan dari segala bahaya (ay.14), menyertai dan memuliakan dia (ay.15) dengan memberikan keselamatan kepadanya (ay.16).

Seperti apakah orang yang melekatkan hatinya kepada Tuhan? Seseorang yang melekatkan hatinya kepada Tuhan adalah  yang “mengenal namaNya” artinya mengakui Tuhan di dalam seluruh kehidupannya dan hidup digerakkan oleh hidup yang takut kepada Tuhan. Jika kita hidup di dalam takut akan Tuhan maka doa dan permohonan kita  akan didengarkan oleh Tuhan dan Dia akan “menyertai kita di dalam setiap kesesakan” yang kita hadapi. Tuhan “Menyertai” berarti Dia melindungi dan menolong kita dalam perjalanan hidup yang sedang kita jalani dan yang akan kita jalani (masa depan). Tuhan akan menyertai kita di tengah ancaman serta tantangan hidup. Tuhan akan “memuliakan” kita artinya memberkati kita dengan memberikan keselamatan, khususnya dengan panjang umur. Namun haruslah kita menyadari dan mengingat bahwa seseorang yang melekatkan hatinya dan percaya kepada Tuhan hidupnya  tidak mencobai Tuhan dengan menguji apakah Dia setia dengan firman-Nya atau tidak. Tetapi orang yang melekatkan hatinya dan percaya kepada Tuhan menyerahkan diri kepada Tuhan dan taat kepadaNya.

Oleh sebab itu, lekatkanlah hatimu kepada Tuhan dan kenallah Tuhan dengan benar; maka Tuhan akan meluputkan hidup kita dari mara bahaya, membentengi kita dalam menghadapi tantangan kehidupan dan pencobaan-pencobaan dunia ini. Walaupun kita hidup di dalam dunia ini tetapi kita tidak sama dengan dunia ini, sebaliknya kita menjadi garam dan terang di tengah-tengah dunia ini. Jalanilah hidup ini dengan sukacita dan penuh pengharapan sebab Tuhan menjadi benteng hidup kita, Dia menyertai kita sebagai sahabat dan milikNya.

 

Doa:    Ya Tuhan. Dalam dunia ini ajar kami untuk selalu melekatkan hati kami dan percaya kepadaMu. Sehingga kami menjalani hidup di dunia ini dengan sukacita dan damai sejahtera sebab Engkau yang menyertai dan meluputkan kami dari segala mara bahaya. Amin.

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: