jump to navigation

Takutlah Akan Murkan Dan Hukuman Tuhan Maret 4, 2009

Posted by Agus Dasa Silitonga in Renungan Harian Palito.
trackback

Renungan Malam Rabu 04 Maret 2009

Dari Almanak HKBP Bacaan Malam Hari

 

Takutlah Akan Murka Tuhan

(1 Samuel 3: 11 – 16)

 

“Sebab itu Aku telah bersumpah kepada keluarga Eli, bahwa dosa keluarga Eli takkan dihapuskan dengan korban sembelihan atau dengan korban sajian untuk selamanya.” (ay.14)

             

Tuhan akan melakukan murkaNya kepada Eli dan anak-anaknya sebab kedua anak Eli telah melakukan yang tidak benar dihadapan Tuhan; sedangkan Eli lalai melakukan tugasnya sebagai orang tua, dia tidak menasihati atau memarahi anak-anaknya melakukan perbuatan yang tidak benar di Bait Allah dan di luar bait Allah. Dosa keluarga Eli tidak dapat dihapuskan dengan korban sembelihan atau dengan korban sajian untuk selama-lamanya. Hal tersebut menunjukkan bahwa hukuman dan murka Tuhan tidak dapat dihalangi atau di tunda, tetapi akan dilakukan. Kalau kita membaca 1 Samuel 4 disana kita temukan bagaimana Eli dan anak-anaknya mati sangat mengenaskan.

Kalau Tuhan murka atas dosa anak-anak Eli dan Tuhan melakukan murkaNya tersebut, saat ini juga hal yang demikian bisa terjadi. Hukuman Tuhan tidak hanya terjadi pada akhir zaman ketika Yesus datang keduakalinya. Saat ini, murka Tuhan juga dapat berlangsung, walaupun tidak persis sama seperti yang terjadi kepada Eli dan anak-anaknya. Karena itu takutlah akan murka Tuhan, sehingga kita mau meninggalkan dosa dan kembali kepada kehendak Tuhan. Korban-korban atau persembahan tidak berkuasa menghalangi murka dan hukuman Tuhan. Memang korban dan persembahan perlu untuk dilakukan sebagai tanda bahwa kita bersyukur atas perbuatan Tuhan di dalam hidup kita. Tetapi Tuhan lebih suka atas pertobatan yang kita lakukan.

Kenapa manusia saat ini masih melakukan dosa? Itu disebabkan karena  manusia tidak takut lagi akan murka dan hukuman Tuhan. Manusia sudah lebih takut kepada manusia dari pada kepada Tuhan, manusia sudah lebih takut kepada hukum yang dibuat manusia daripada hukum yang diperintahkan oleh Tuhan. Manusia merasa bahwa hari penghakiman, neraka hanyalah cerita belaka. Jadi, kalau kita menginginkan hidup kita  tetap berjalan  di dalam kehendak dan aturan Tuhan, maka kita harus hidup di dalam takut akan murka dan hukuman-Nya. Harus kita ingat, jika Tuhan berkuasa mengampuni dan menyelamatkan manusia, Dia juga berkuasa menghukum dan menyatakan murkaNya kepada manusia karena dosa-dosanya.   

 

Doa:       Ya Tuhan, ingatkan kami untuk senantiasa hidup dalam takut akan murkaMu dan penghukumanMu. Sehingga kami hidup di dalam kebenaran dan keadilan di dunia ini. Kami hidup sesuai dengan kehendakMu. Amin.

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: