jump to navigation

Berlindung Dalam Naungan Sayap Tuhan Maret 10, 2009

Posted by Agus Dasa Silitonga in Renungan Harian Palito.
trackback

Renungan Malam Selasa 10 Maret 2009

Dari Almanak HKBP Bacaan Malam Hari

 

Berlindung Dalam Naungan Sayap Tuhan

( Mazmur 36: 6 – 8 )

 

Betapa berharganya kasih setia-Mu, ya Allah! Anak-anak manusia berlindung dalam naungan sayap-Mu.” (ay.8)

 

 Mazmur 36 khususnya ay.6-8 ini adalah mazmur yang berisikan renungan tentang kasih setia Allah dalam bentuk puji-pujian dan pengakuan percaya. Kalau kita membaca nas ini yang dipuji pe-mazmur adalah kasih dan setia Allah; keadilan dan hukum Allah. Kasih setia Allah yang menjamin hidup di bumi ciptaan-Nya adalah begitu luas, sehingga tak dapat dibayangkan manusia; kasih setia Tuhan sampai ke langit dan sampai ke awan-awan. Keadilah Tuhan dan hukumNya seperti gunung-gunung yang tinggi dan dalamnya sedalam samudera raya. Begitu hebatnya kasih setia Tuhan dan begitu mulianya keadilan dan hukumNya segala sesuatu diselamatkan olehNya. Itulah sebabnya pemazmur dengan rasa kagum mengungkapkan pengakuan percaya : “betapa berharganya kasih setiaMu, ya Allah. Anak-anak  manusia berlindung dalam naungan sayapMu”.

Dalam menapaki perjalanan kita di dunia ini, kepada siapakah kita berlindung? Dalam naungan siapakah kita merasa aman meskipun disaat kita menghadapi pergumulan-pergumulan hidup. Nas ini mengingatkan kita untuk senantiasa berlindung dalam naungan sayap Tuhan. Dengan demikian kita harus melihat bahwa kasih setia Tuhan itu sangat berharga di dalam kehidupan kita; sehingga kita percayainya meskipun sulit kita pahami dan mengerti sebab kasih setia Tuhan itu tingginya sampai ke langit dan sampai ke awan-awan. Kita tidak dapat memahaminya tetapi kita dapat mempercayainya. Demikian juga kita bersandar kepada keadilan dan hukum Tuhan. Dia akan selalu bertindak adil kepada orang-orang yang senantiasa percaya kepada-Nya. 

Dengan berlindung dalam naungan sayap Tuhan, pergumulan-pergumulan hidup di dunia ini dapat kita lewati. Dia akan membawa kita melintasi setiap badai kehidupan dan memberikan kepada kita keselamatan.

Teks sebuah nyanyian rohani mengatakan: Aku ingin selalu berada dalam naunganMu. Aku ingin selalu berlindung dalam naunganMu. Di bawah kepak sayapMu, Kau bawaku terbang tinggi melintasi langit biru bagaikan rajawali. Bagai rajawali melintasi langit biru, bagai rajawali melintasi badai hidup di bawah kepak sayapMu, Kau bawa ku terbang tinggi melintasi langit biru bagaikan rajawali.

 

 

Doa:    Ya Tuhan, ajar kami untuk melihat betapa berharganya kasih setiaMu serta datang kehadiratMu dan mau berlindung dalam naungan sayapMu. Dan yakinkan kami bahwa dengan tinggal dalam naunganMu segala macam badai kehidupan akan dapat kami lalui dengan damai dan sukacita. Amin.

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: